0
Kuliah Ilmu Komunikasi Itu Menyenangkan
Posted by Unknown
on
06.26
Ketika masih berstatus
sebagai anak SMA, kebanyakan teman-teman saya memilih jurusan kuliah yang
sepertinya “umum”, seperti Teknik Sipil, Teknik Informatika, Akuntansi, dan
Manajemen. Jurusan-jurusan itulah yang memang masih menjadi favorit. Namun, tak
jarang juga ada teman yang merasa “salah jurusan” karena tidak sesuai dengan
minat dan kemampuan mereka. Ada yang dipaksa orang tua untuk masuk jurusan anu,
ataupun juga karena ikut-ikutan teman.
Nah, sebagai pendatang baru dalam dunia perguruan tinggi, saya membaktikan diri untuk menempuh pendidikan di bidang Ilmu Sosial, tepatnya Ilmu Komunikasi. Apa sih ilmu Komunikasi itu ? Komunikasi kan tiap hari dilakukan, ngapain toh mesti belajar lagi? Pertanyaan itulah yang terlontar dari orang tua, teman, dan juga guru-guru ketika SMA dahulu. Awalnya saya juga tidak begitu paham mengenai Ilmu Komunikasi, tetapi setelah menjadi mahasiswa Komunikasi selama dua semester, pengalaman mengajari saya bahwa terjun ke dalam Ilmu Komunikasi tak kalah serunya dengan bidang ilmu lainnya.
Nah, sebagai pendatang baru dalam dunia perguruan tinggi, saya membaktikan diri untuk menempuh pendidikan di bidang Ilmu Sosial, tepatnya Ilmu Komunikasi. Apa sih ilmu Komunikasi itu ? Komunikasi kan tiap hari dilakukan, ngapain toh mesti belajar lagi? Pertanyaan itulah yang terlontar dari orang tua, teman, dan juga guru-guru ketika SMA dahulu. Awalnya saya juga tidak begitu paham mengenai Ilmu Komunikasi, tetapi setelah menjadi mahasiswa Komunikasi selama dua semester, pengalaman mengajari saya bahwa terjun ke dalam Ilmu Komunikasi tak kalah serunya dengan bidang ilmu lainnya.
Lalu, apa sih Komunikasi
itu ? Komunikasi pada dasarnya adalah upaya manusia untuk mencapai mutual
understanding atau pemahaman bersama. Bisa dibayangkan apabila tidak
ada komunikasi, pastinya semua pihak akan bertindak seturut kehendaknya
sendiri. Keunikan dari Komunikasi itu sendiri adalah ia bisa menyebabkan
konflik, tetapi penyelesaian konflik itu sendiri harus dengan adanya
komunikasi.
Dalam perkuliahan
semester awal di Program Studi Ilmu Komunikasi, kita akan belajar dahulu
mengenai dasar-dasar ilmu sosial lainnya. Ada ilmu filsafat, antropologi,
ekonomi, sosiologi, dan juga belajar mengenai bagaimana melakukan penelitian.
Setelah mantap (apabila lulus) maka kita dibawa lebih jauh menyelami dunia
komunikasi dengan belajar Teori Komunikasi yang sungguh menyenangkan. Ketika
belajar Teori Komunikasi kita akan mengetahui bahwa realitas yang terjadi di
keseharian ternyata unik. Ada media yang berkejar-kejaran menciptakan
informasi, manusia yang ternyata memiliki gaya komunikasi sendiri-sendiri, dan
lain halnya.
Tak hanya belajar
mengenai teori, kita juga akan belajar mengenai Psikologi dalam komunikasi dan
juga akan sering terjun ke lapangan. Sebagai ilmu sosial, masyarakat adalah
pokok pembahasan utama. Melakukan riset mengenai fenomena sosial, mengupas kaum
marjinal dari sudut pandang yang berbeda akan menjadi hari-hari kuliah yang
menyenangkan.
Belajar komunikasi juga
belajar mengenai kompetensi antar budaya. Bagaimana mengelola konflik yang
terjadi dengan pendekatan budaya, dan masih banyak lagi. Jadi, ketika kuliah di
Jurusan Komunikasi, sudah barang pasti harus menjadi peka terhadap lingkungan
sosial sekitar. Tidak malu untuk bertanya, berani berbicara di depan umum,
mampu menulis dengan baik, dan mampu membangun relasi yang baik dengan sesama.
Lalu, bagaimanakah
dengan pekerjaan dari bidang Ilmu Komunikasi ? Komunikasi merupakan ilmu yang
baru berkembang. Jika dipaparkan, bidang ilmu komunikasi mulai berkembang
seiring dengan munculnya mesin cetak pertama yang membawa perubahan dalam dunia
komunikasi massa. Sebagai seorang Ilmu Komunikasi, pasti kesehariannya tak
pernah lepas dari Media. Entah itu media cetak, elektronik, ataupun online.
Semuanya itu menjadi bagian dari Komunikasi.
Lulusan dari Komunikasi
dapat bekerja dalam bidang kewartawanan. Menjadi jurnalis, reporter televisi,
penulis, redaktur, dan banyak hal lainnya. Selain itu, peminatan dari
Komunikasi sendiri bisa membawa seseorang kepada karier menjadi Public
Relations, Advertiser yang dikaji dalam komunikasi pemasaran dan periklanan,
serta seorang pengkritisi media.
Peluang kerja dalam
bidang Ilmu Komunikasi semakin luas. Tak hanya melahirkan dosen, kameraman,
wartawan, dan lainnya, tetapi lulusan komunikasi masih banyak dibutuhkan di
dunia kerja.Sebagai seorang
mahasiswa Ilmu Komunikasi, tentunya adalah suatu kebanggan karena memilih
jurusan ini bukan karena kesalahan, tetapi karena cita-cita yang teguh. Jangan
pernah takut untuk mencoba, tetapi bijaklah dalam menentukan keputusan.
Posting Komentar